Telah diceritakan Sang Watugunung menaklukkan banyak kerajaan kemudian sampai istrinya ngidam mempunyai pembantu yang tidak lain adalah permaisuri Hyang Wisnu, sampai kemudian dikutuk oleh Sang Hyang Sangkara. Berikut lanjutannya. Tersebutlah lagi pertempuran Sang Hyang Ari berhadapan dengan si Watugunung, lalu keluarlah api yang amat hebat …
Sebelumnya telah diceritakan Sang Watugunung telah menaklukkan banyak kerajaan sampai kemudian istrinya ngidam mempunyai seorang pembantu yang tidak lain adalah permaisuri Sang Hyang Wisnu. Berikut dilanjutkan lagi. Ya kalau demikian kanda bersedia untuk mencarinya”. Sang Watugunung mulai memusatkan pikirannya (angrana sika) dengan mantap, sehingga dengan…
Pada bagian sebelumnya telah diceritakan Sang Watugunung telah menaklukkan banyak kerajaan. Berikut ini lanjutannya. Demikianlah jawaban dari raja-raja yang didengar keterangannya. Dan raja Girisila membenarkan. Setelah mendengar keterangan dari para raja itu, maharaja Girisila memerintahkan kepada rakyatnya supaya mempersiapkan diri lengkap dengan persenjataan guna menyerang…
Sudah diceritakan sebelumnya sampai Dewi Sintakasih melahirkan di atas batu. Berikut lanjutannya. Demikianlah sabda Dewa Brahma. Sang Dewi keduanya menghormat dan menghaturkan terima kasih. Kemudian gaiblah Dewa Brahma kembali ke Kahyangan yang disebut Brahma Loka. Ketika lenyapnya Dewa Brahma, sang dewi keduanya ke kraton dengan…
Dalam ajaran Wariga peranan wuku tidak dapat dikesampingkan dalam menentukan padewasan untuk mengawali suatu pekerjaan mapun melakukan Yajña. Setelah wewaran, wuku adalah merupakan rumusan ke dua dari wariga untuk menentukan padewasan. Berdasarkan lontar Medangkamulan diceritakan kelahiran wuku seperti dibawah ini. Tersebutlah ada raja yang banyaknya…
Kesederhanaan pemikiran dapat direnungkan lewat nasihat seperti berikut ini, yaitu: “Sai Itna Dijiye, Ja me kutum samaye, Me bhi bhuka na rahu, Sadhu bhi bhuka na rahu”. Doa yang ditujukan oleh seorang penyembah Tuhan yang diwakilkan lewat Guru Suci Shirdi Sai Baba di negara bagian…
Pada hari Buda Kliwon Sinta umat Hindu di Bali merayakan hari Pagerwesi. Hari ini adalah hari terakhir dari rangkaian 10 hari perayaan Saraswati yang dimulai pada Senin, Umanis Watugunung yang juga disebut hari candung Watang. Setelah melalui babakan perayaan tertentu untuk masing-masing hari, akhirnya tibalah…
