Saraswati, Dewi Ilmu Pengetahuan

Bagikan

Saraswati adalah dewi yang dipuja dalam Agama Weda. Nama Saraswati tercantum dalam Regweda V.75.3 dan juga dalam Sastra Purana (kumpulan ajaran dan mitologi Hindu). Ia adalah dewi ilmu pengetahuan dan seni. Saraswati juga dipuja sebagai dewi kebijaksanaan.

Dalam aliran Wedanta, Saraswati di gambarkan sebagai kekuatan feminin dan aspek pengetahuan, Shakti dari Brahma, Jiwa Utama Brahman sebagai Sang Maha Pencipta. Para penganut ajaran Wedanta meyakini, ilmu pengetahuan dan seni sangat penting dalam kehidupan manusia, dan salah satu sloka di dalam Weda mengatakan bahwa Ia sangat takut dengan orang bodoh. Kebodohan adalah awidya, kegelapan.

Di dalam bhuwana alit kita masing-masing, Tri Guna adalah karakteristik dari Brahman itu sendiri; rajas (pencipta), sattwam (pemelihara) dan tamas (pelebur). Bagian dari-Nya yang dikarakterisasikan oleh rajas adalah Brahma, Jiwa Utama penuh kreativitas, Shaktinya adalah Saraswati (ilmu pengetahuan), tanpa ilmu pengetahuan tidak akan ada kreativitas. Bagian dari-Nya yang dikarakterisasikan oleh sattwam adalah Wisnu, Jiwa Utama penuh kasih saying, Shaktinya Sri (kemakmuran). Bagian dari-Nya yang dikarakterisasikan oleh tamas adalah Siwa (Rudra), Shaktinya adalah Durga.

Penggambaran

Saraswati digambarkan sebagai sosok dewi yang cantik, dengan kulit halus dan bersih, merupakan perlambang bahwa ilmu pengetahuan suci akan memberikan pesona dalam diri. Ia tampak berpakaian dengan dominasi warna putih, terkesan sopan, menunjukan bahwa pengetahuan suci akan membawa mereka yang mendalaminya pada kesahajaan. Saraswati digambarkan duduk atau berdiri diatas bunga teratai, di mana teratai melambangkan keseimbangan dunia, jagat, atau alam semesta. Dalam hal ini teratai diartikan sebagai perlambang bahwa ilmu pengetahuan suci akan memberikan keseimbangan jiwa, sehingga dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh ketenangan.

Di dalam penggambaran juga terdapat angsa yang merupakan wahana atau kendaraan suci dari-Nya. Angsa adalah lambang kebijaksanaan. Ilmu pengetahuan suci memberikan kebijaksanaan, dan dengan kebijaksanaan itu pula ilmu pengetahuan suci dapat dikuasai dengan sempurna. Angsa melambangkan penguasaan atas Wiweka dan Wairagya yang sempurna, memiliki kemampuan memilah makanan di antara lumpur, memilah antara yang baik dan yang buruk. Angsa berenang di air tanpa membasahi bulu-bulunya, yang memiliki makna filosofi, bahwa seseorang yang bijaksana dalam menjalani kehidupan layaknya orang biasa tanpa terbawa arus keduniawian.

Selain itu juga terdapat penggambaran merak sebagai perlambang keceriaan. Ilmu pengetahuan suci akan membawa orang pada suasana hati yang senantiasa ceria.

Dewi Saraswati digambarkan memiliki empat lengan yang melambangkan empat aspek kepribadian manusia dalam mempelajari ilmu pengetahuan: pikiran, intelektual, waspada (mawas diri) dan ego. Di masing-masing lengan tergenggam empat benda yang berbeda, yaitu:

  1. Lontar (buku), sebagai perlambang Pustaka Suci Weda, ilmu pengetahuan Kebenaran yang universal dan abadi.
  2. Ganitri (tasbih, rosario), melambangkan kekuatan meditasi dan pengetahuan spiritual, tanpa awal dan akhir.
  3. Wina (kecapi), alat musik yang melambangkan keselaran jiwa, keharmonisan alam semesta.
  4. Damaru (kendang kecil), perlambang sumber inspirasi dan semangat hidup, kemampuan mengikuti dinamika kehidupan.

Sumber:  http://www.facebook.com


Bagikan

About

You may also like...

Your email will not be published. Name and Email fields are required