Hindu Dharma

Moksartam Jagadhita Ya Ca Iti Dharma

Entries for the ‘Susila’ Category

Suara yang Paling Indah

Seorang tua yang tak berpendidikan tengah mengunjungi sebuah kota besar untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia dibesarkan di sebuah dusun di pegunungan yang terpencil, bekerja keras membesarkan anak-anaknya, dan kini sedang menikmati kunjungan perdananya ke rumah anak-anaknya yang modern
Suatu hari, sewaktu dibawa berkeliling kota, orang tua itu mendengar suara yang menyakitkan telinga. Belum pernah dia [...]

Leave a Comment

Vegetarian dan Ahimsa

Berikut ini lanjutan dari Pandangan Hindu terhadap Vegetarian dari uraian sebelumnya.
Hingsa-karma, perbuatan membunuh-bunuh, adalah adharma, bertentangan dengan agama. Tan sayogya prihen, dia tidak pantas dilakukan oleh orang-orang yang sedang mencoba melaksanakan ajaran-ajaran agama. Apalagi ia didapatkan dengan berbagai kesulitan dan memberikan penderitaan besar kepada binatang bersangkutan (atikasta)[8]. Lebih jauh, ajaran karma-phala juga dijabarkan dengan cukup [...]

Leave a Comment

Pandangan Hindu terhadap Vegetarian

Om Namo Narayanaya.
Om Buddhagni-devaya namah.
Sejak dahulu kala, para leluhur bangsa Indonesia telah mengenal cara hidup vegetarian. Tetapi, pada umumnya pengertian/pengenalan terhadap vegetarian tersebut adalah sebagai cara orang-orang untuk mematangkan “ilmu” tertentu. Bahkan sekarang pun orang masih tetap beranggapan bahwa cara hidup vegetarian adalah cara yang “tidak normal”, yang hanya dilakukan oleh orang-orang tua atau beberapa [...]

Comments (1)

Pendapat Beberapa Resi Hindu Tentang Ahimsa dan Vegetarian

1.Resi Patanjali:
“Ahimsa, mutlak harus dilakukan dalam segala waktu, tempat, keadaan dan kelahiran.”
2.Resi Sukra Acarya:
“Bagi mereka yang berkeinginan untuk mengembangkan sifat-sifat saleh, hendaknya jangan makan daging dan minu minuman keras.”
3.Maharesi Bhisma:
“Akibat lain dari makan daging adalah badan cepat lemah dan nafsu-nafsu jelek bertumbuhan.”
4.Devarsi Narada:
“Orang yang ingin menumbuhkan daging/ototnya dengan cara memasukkan daging makhluk lain ke dalam [...]

Leave a Comment

Sloka Pelarangan Membunuh Binatang

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa pembunuhan binatang dilarang dalam weda. Berikut ini lanjutannya.
Sebab itulah kitab-kitab Weda pada akhirnya memang melarang adanya pembunuhan binatang, meski pada awalnya seolah terdapat cukup “peluang” untuk melakukan pembunuhan guna tujuan yajna. Namun tetap ada kalangan yang berpikiran bahwa kitab suci Manawa Dharmasastra (Weda Smrti), yaitu kompedium Hukum Hindu sepenuhnya membenarkan dilakukan [...]

Comments (1)

Bangun Benteng Diri Melalui Pagerwesi

Pada hari Buda Kliwon Sinta  umat Hindu di Bali merayakan hari Pagerwesi. Hari ini adalah hari terakhir dari rangkaian 10 hari perayaan Saraswati yang dimulai pada Senin, Umanis Watugunung yang juga disebut hari candung Watang. Setelah melalui babakan perayaan tertentu untuk masing-masing hari, akhirnya tibalah pada perayaan Pagerwesi, setelah sebelumnya pada wuku Sinta ini berlangsung [...]

Leave a Comment

Berpasrah Diri Tidak Berarti Bermalas-malasan

Oleh: Mangku Suro

Bagi umat yang ada di jenjang hidup Grhasta Asrama, Karma Yoga lebih mendominasi. Kerja keras dan tidak malas merupakan kewajiban dan kebajikan yang patut dilakukan. Tuhan hanya menyayangi mereka yang suka bekerja keras dan memiliki ketekunan, bukan mereka yang malas, dan bukan mereka yang menyepelekan segala sesuatu. Orang yang suka bekerja keras dan [...]

Leave a Comment




  • Categories