Hindu Dharma

Moksartam Jagadhita Ya Ca Iti Dharma

Entries for the ‘Hari Raya’ Category

Makna Tumpek Wayang dalam Kehidupan Manusia

Hari ini, Sabtu 04 September 2010, bertepatan dengan hari Tumpek Wayang. Berikut ini tulisan terkait dengan maknanya. Semoga bisa diambil hikmahnya.
Oleh : NI MADE PUTRI, S.Sos.
Tumpek Wayang adalah manifestasinya Dewa Iswara yang berfungsi untuk menerangi kegelapan, memberikan pencerahan ke hidupan di dunia serta mampu membangkitkan daya seni dan keindahan. Dimana tumpek terdiri dari dua suku [...]

Leave a Comment

Ala Ayuning Wuku

Setelah membaca Mitologi Pawukon yang menceritakan terjadinya wuku atau pawukon, berikut ini penggolongan wuku yang berkaitan dengan penentuan ala ayuning wuku (baik buruknya hari). Sekilas kita rangkum kembali, wuku jumlahnya 30, dimana masing-masing wuku dalam rentang 7 hari dimulai pada hari Minggu (Redite) dan berakhir pada hari Sabtu (Saniscara). Urutan wuku adalah sebagai berikut:

Sinta
Landep
Ukir
Kulatir
Taulu/Tolu
Gumbreg
Wariga
Warigadean
Julungwangi
Sungsang
Dungulan
Kuningan
Langkir
Medangsia
Pujut
Pahang
Krulut
Merakih
Tambir
Medangkungan
Matal
Uye
Menail
Prangbakat
Bala
Ugu
Wayang
Kelawu
Dukut
Watugunung

Wuku tersebut [...]

Comments (1)

Bangun Benteng Diri Melalui Pagerwesi

Pada hari Buda Kliwon Sinta  umat Hindu di Bali merayakan hari Pagerwesi. Hari ini adalah hari terakhir dari rangkaian 10 hari perayaan Saraswati yang dimulai pada Senin, Umanis Watugunung yang juga disebut hari candung Watang. Setelah melalui babakan perayaan tertentu untuk masing-masing hari, akhirnya tibalah pada perayaan Pagerwesi, setelah sebelumnya pada wuku Sinta ini berlangsung [...]

Leave a Comment

Pemujaan Dewi Saraswati

Tentang bunga padma yang di Bali disebut bunga tunjung dipegang oleh salah satu tangan patung atau gambar Dewi Saraswati adalah memiliki lambang-lambang tersendiri. Di dalam Kakawin Saraswati disebutkan, bunga padma putih yang sedang kembang merupakan lambang jantung di Bhuana Alit. Padma merah ada dalam hati, padma biru ada dalam empedu. Budi suci sebagai aliran sungai [...]

Leave a Comment

Mitologi Hari Raya Saraswati

Alkisah Resi Waisrawa beristri Dewi Kaikaisi. Pasangan Resi ini berputra empat orang, tiga orang laki dan seorang perempuan. Putra sang resi yang pertama bernama Dasa Muka (Rahwana), kedua Kumbakarna, ketiga bernama Dewi Surpanaka dan yang terkecil bernama Gunawan Wibhisana. Sang Resi menugaskan putra laki-lakinya supaya bertapa di gunung Gokarna. Ketiga putra Resi Waisrawa itu kemudian [...]

Leave a Comment

Filosofi Hari Raya Saraswati

Upacara dan upakara dalam agama Hindu pada hakikatnya mengandung makna filosofis sebagai penjabaran dari ajaran agama Hindu. Secara etimologi, kata Saraswati berasal dari Bahasa San-sekerta yakni dari kata Saras yang berarti “sesuatu yang mengalir” atau “ucapan”. Kata Wati artinya memiliki. Jadi kata Saraswati secara etimologis berarti sesuatu yang mengalir atau makna dari ucapan. Ilmu pengetahuan [...]

Leave a Comment

Hari Raya Saraswati

Saraswati adalah nama dewi, Sakti Dewa Brahma (dalam konteks ini, sakti berarti istri). Dewi Saraswati diyakini sebagai manifestasi Tuhan Yang Maha Esa dalam fungsi-Nya sebagai dewi ilmu pengetahuan. Dalam berbagai lontar di Bali disebutkan “Hyang Hyangning Pangewruh.” Di India umat Hindu mewujudkan Dewi Saraswati sebagai dewi yang amat cantik bertangan empat memegang: wina (alat musik), [...]

Leave a Comment




  • Categories