Doa yang Indah

Kesederhanaan pemikiran dapat direnungkan lewat nasihat seperti berikut ini,
yaitu: “Sai Itna Dijiye, Ja me kutum samaye, Me bhi bhuka na rahu, Sadhu bhi
bhuka na rahu
”. Doa yang ditujukan oleh seorang penyembah Tuhan yang diwakilkan
lewat Guru Suci Shirdi Sai Baba di negara bagian Maharashtra, India barat.
Penyembah itu berdoa, “Ya Tuhan, berikanlah kami rezeki secukupnya untuk
memelihara keluarga, agar kami tidak kelaparan dan juga agar mereka yang datang
bertamu ke rumah kami tidak kelaparan
.”

Penyembah itu berdoa agar Tuhan memberkahinya berupa dana/uang/harta secukupnya.
Ia tidak memohon harta untuk dapat menikmatinya secara berlebihan, tetapi hanya
untuk memelihara kehidupan keluarga atau rumah tangganya. Ia memohon agar
dikaruniai rezeki secukupnya demi tidak kelaparan dan juga kalau ada tamu
datang, ia bisa mempersembahkan ala kadarnya untuk menjamu tamunya secara layak.

Permohonan yang sangat lugu dan sederhana. Dan kesadaran indah seperti ini tidak
dimiliki oleh setiap orang secara alami. Kesempatan memiliki kesadaran indah
seperti itu terbuka lebar lewat usaha keras tanpa henti secara sadar dari
masing-masing orang.

Sumber: HDNet, by: Prabu Darmayasa

Share this post

One thought on “Doa yang Indah

  1. Pingback: Defragmenting Diri – Kadek Sugi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *