Hindu Dharma

Moksartam Jagadhita Ya Ca Iti Dharma

Entries for June, 2009

Bersujud

Iron turns into rust if it seeks the company of soil. It glows, softens and takes on useful shapes, if it enjoys the company of fire. Dust can fly if it chooses the wind as its friend. It has to end as slime in a pit, if it prefers water. It has neither wing nor [...]

Leave a Comment

Pokok-PokoK Keimanan Agama Hindu

Pokok-pokok keimanan dalam agama Hindu dibagi menjadi lima bagian yang disebut dengan Panca Sradha, yaitu percaya adanya Tuhan (Hyang Widhi), percaya adanya Atman, percaya adanya Hukum Karma Phala, percaya adanya Punarbhawa (Reinkarnasi/ Samsara) dan percaya adanya Moksa.

Leave a Comment

Melatih Diri Menjadi Lebih Sabar

Oleh:  SiPutu Sumardhaya
Peradaban modern melatih dan membuat kita selalu berkompetisi untuk menjadi lebih cepat. Apapun yang dilakukan dengan lebih cepat dan jika menghasilkan kesuksesan, akan menjadikan diri kita mendapatkan decak kagum dari orang lain. Yah begitulah tuntutan jaman modern yang serba cepat dan harus terburu-buru, sampai sampai kita tidak bisa melihat apa yang telah kita [...]

Comments (2)

Meningkatkan Fungsi Pura

Oleh: Ketut Gobyah
Isyavasam idam jagat
Sarvam jagat yat kim ca
Jagat ya jagat.
(Yajurveda XXXX. 1)
Artinya: Tuhan Yang Mahaesa berstana di alam semestha (Bhuwana Agung). Baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
Mantra Yajurveda ini kembali dikutip pada Kitab Isopanisad I.1. Sesungguhnya Tuhan itu memenuhi seluruh alam semesta ini. Tuhan memenuhi seluruh alam semesta. Tuhan berada di dalam alam [...]

Leave a Comment

Tanda-Tanda Kehidupan Jaman Kali Yuga

Oleh: Drs. I Wayan Catra Yasa
Om Swastyastu,
Umat Se-Dharma Yang Berbahagia, Beginilah sifat yang menonjol dari orang-orang yang hidup di jaman kali yuga. Jika ada seseorang yang sebelumnya tidak sepatah katapun, akhirnya berkat seorang guru suci dan arif, ia menjadi pandai , tetapi waktu ditanya oleh orang lain akan pongah berkata,”Bukan pendeta ini atau itu yang [...]

Leave a Comment

Sepi Sunyi yang Menerangi

Oleh: Gede Prama
Ketika seorang guru ditanya evolusi jiwa manusia ratusan tahun terakhir, dengan diam sebentar, menatap mata lalu menjawab, “dari gelap ke gelap”. Dari ketidakpuasan satu ke ketidakpuasan lain. Dari konflik satu ke konflik lain.
Melihat kehidupan bergerak begini, sejumlah orang desa yang polos bertanya, mengapa kemajuan iptek harus seperti ini? Maafkanlah keluguan. Andaikan keluguan ini [...]

Leave a Comment

Kritik untuk Kembali pada Kitab Suci

Oleh: I Ketut Gobyah
Idaanim dharma pramaanaanyaa.
Wedo’khilo dharma mulam
Smrtisile ca tadvidam
Aacaaracaiva saadhuunaam.
Aatmanastustireva ca.
(Manawa Dharmasastra.II,6).
Artinya:
Seluruh pustaka suci Weda (Sruti dan Smrti) sumber dari Dharma. Kemudian barulah Sila (tingkah laku yang suci). Lalu kemudia muncul Acara (kebiasaan Weda) dan kepuasan Atman.

Comments (1)




  • Categories